Sunday, January 24, 2010

greg,dedicate this:

Ketika tunas ini tumbuh
serupa dengan tubuh yang mengakar
setiap nafas yang terhembus adalah kata
Angan lebur dan emosi
bersatu dalam,
Juga berpautan..

Tangan kita terikat,
Mata kita memandang
maka setiap apa yang terucap,
adalah sabda pendita ratu

Diluar itu pasir,
diluar itu debu
hanya angin meniup saja
lalu hilang tiada

Tapi kita tetap menari
menari,hanya kita yang tahu
Jiwa ini tandu,
maka ia hidup saja

Makakan kita bawa saja semua
Karna kita adalah kawan
kawan itu satu
dan satu itu adalah
kenangan

Kenangan yang selalu
ingin bersama dengan kalian

by Aterq

1 comment:

adam said...

wah hebat hebat:DD